
Kolatlena : Daerah Mesti Proaktif Datangi Pempus & Siapkan Data Pendukung
Ambon, MalukuBersatu. Ckm, -Salah satu putra daerah yang kini duduk di DPR RI mengantikan Gubernur Hendrik Lewerissa. Dan ada pada Anggota Komisi VIII DPR-RI, F. Alimudin Kolatlena mengungkapkan. Untuk mendatangkan bantuan dari Pemerintah Pusat (Pempus) ke Maluku. Maka Pemerintah Daerah (Pemda) harus menyiapkan data dukung dan proaktif meminta kepada Pemerintah pusat (Pempus) .
Sebutnya, Pempus selalu terbuka dan akomodatif terhadap usulan-usulan dan kepentingan di daerah-daerah, termasuk di Provinsi Maluku."Yang pasti kita sendiri mesti bergerak. Yang pertama itu Pemda sekali l agi mesti proaktif, data dukung siapkan lalu kita aktif untuk meminta kepada pemerintah," ungkap F. Alimudin Kolatlena kepada wartawan. Yang saat itu saat menemani tim Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).
Lakukan kunjungan turun ke Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) di bukan Februari kemarin. Lelaki yang penuh kesederhanaan itu membeberkan, komunikasi yang mereka lakukan selaku anggota DPR-RI dengan mitra. Di kementerian soal kepentingan daerah dalam bentuk program dan kegiatan harus ada rekomendasi atau proposal dari Pemda setempat.
Dengan demikian dikatajan, Pemda dan juga 11 kabupaten/kota di Maluku harus melakukan pendataan setiap masalah-masalah yang ada di daerah masing-masing.Memang yang harus dilakukan oleh pemerintah kabupaten adalah soal kita bisa melakukan pendataan. Masalah-masalah yang ada. Karena komunikasi yang kita lakukan anggota DPR-RI ke mitra di kementerian.
Ujungnya kalau berkaitan dengan kepentingan daerah dalam kaitannya dengan program dan kegiatan maka itu harus ada rekomendasi atau proposal dari Pemda. Anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku itu menandaskan, sangat beruntung ada wakil rakyat dari Dapil yang berada di DPR-RI. Apalagi yang bermitra langsung dengan kementerian-kementerian terkait.
Pasalnya, ada kurang lebih 500-san kabupaten/kota yang semuanya berbondong-bondong untuk meminta perhatian Pempus. Sehingga kalau kalah start dalam menyiapkan data maka daerah lain akan diprioritaskan."karena semuanya berbondong-bondong untuk meminta perhatian Pempus. Siapa star awal maka tentu diperhatikan daerah yang lebih siap dari sisi data dan respon proaktifnya meminta perhatian Pempus," tandasnya.
Ia berkomitmen, dengan keberadaannya di Komisi VIII DPR-RI ini, dia akan berkolaborasi dengan stakeholder di Provinsi Maluku maupun 11 kabupaten/kota. Untuk bersinergi menghadirkan manfaat bagi Maluku, termasuk SBT yang merupakan daerah asalnya."Insya Allah dengan adanya saya di Komisi VIII DPR-RI, akan berkolabirasu lewat pemerintah daerah, baik provinsi maupun 11 kabupaten/kota untuk bersinergi hadirkan kemamfataan bagi Maluku. (MB-01)
Belum Ada Komentar