Matitaputty : Museum Siwalima Gelar Seminar Koleksi Sejarah dari Kabupaten MBD
Ambon,MalukuBersatu.Com,-Pelaksanaan kegiatan seminar kajian Museum Siwalima pada Rabu (03/06/26) berlangsung dengan tema yang diusung " narasi luhur dalam benda-benda budaya". Terkait itu dalam laporan panitia seminar, Matitaputty menyatakan. Museum Siwalima sebagai pusat informasi edukasi dan sejarah terus menerus berbenah diri.mengikuti perkembangan zaman berdasarkan bukti material hasil budaya manusia serta alam dan lingkungan.

Dan sejak berdirinya Museum Siwalima hingga sampai saat ini perkembangan terus berlanjut, hingga saat ini secara spesifik kami boleh lakukan kegiatan survei, diskusi serta kajian-kajian ilmiah. Secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai narasumber dari Akademi, peneliti sejarah dan budayawan. Yang tentu saja keilmuannya sangat membantu Museum Siwalima terhadap proses sejarah yang tersebar dibumi Raja-raja ini.

"Dan ditahun 2026 ini, Museum dapatkan lagi buat kegiatan seminar kajian dengan fokus pembahasan yaitu. Koleksi yang berasal dari Kabupaten Maluku Barat Daya. Dimana akan kita kupas secara mendalam pada ranah kultur dan sejarah pelestarian tradisi spiritual. Selain itu nilai-nilai budaya leluhur Maluku khususnya Maluku Barat daya, sasaran kepada generasi muda, masyarakat secara khusus maupun luas serta stakeholder.

"Seminar kajian ini merupakan tindak lanjut dari hasil survei yang dilakukan pada Kabupaten Maluku Barat Daya dan perlu dilakukan kajian lebih mendalam. Terhadap tradisi spiritual dan sejarah luhur untuk kemudian dapat memperkaya data koleksi dan informasi yang disajikan pada Museum Siwalima. Kegiatan ini bertujuan pengembangan data kajian koleksi museum dari Maluku Barat Daya', tuturnya.

Selain itu sebagai informasi koleksi museum Siwalima untuk diketahui oleh masyarakat luas, generasi muda dan stock holder tentang makna dan nilai historis koleksi dimaksud. Kegiatan ini hadirkan narasumber masing-masing John Pattiasina dosen pendidikan sejarah FKIP Unpatti. Adolf Deki, budayawan, Efilina Kissiya dosen pendidikan sejarah FKIP Unpatti. Acara berlangsung satu hari bertempat di Hotel Tirta Kencana.

Biaya kegiatan bersumber dari kajian koleksi museum Provinsi Maluku tahun 2026 dan dana alokasi khusus non fisik Bob MTB tahun 2026. Peserta kegiatan berasal dari masyarakat yang lebihnya generasi muda dari Maluku Barat Daya.(MB-01).
Indonesia
English
Belum Ada Komentar