
Roy Syauta : Penas Gandong Menyatukan Kaka-Adik Baku Gandeng Bangun Negeri
Ambon,MulukuBersatu.Com,-Dari acara Pemanasan Gandong antara kaka-adik, Rumahkay-Rutong, berjalan begitu sakral pada (18/03/25). Telah terjadi bacarita anak negeri dan membuahkan berbagai hasil yang menyatukan kedua basudara gandong bergandengan tangan bangun Negeri. Kepada media, anak Negeri Rumahkay, bung Roy Syauta, kepala Dinas Lingkungan Hidup Propinsi Maluku katakan. Sangat berterima kasih atas kehadiran Gubernur-Wakil Gubernur Maluku.
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela, wakil DPRD kota Ambon Patrick Moenandar, cucu dari mantan Raja Rutong. Ayah dari Raja Rutong Pieter Maspaitella, bung Andre Tuamely serta para tokoh dua negeri, telah hadir ciptakan suasana yang luar biasa. Untuk katong majukan kedua negeri basudara lebih lagi Rumahkay, kepada media diruang kerja Syauta menyatakan.
Sangat bersyukur dan bersukacita ata kepedulian begitu besar warna dya negeri, hingga telah temukan solusi terhadap beberapa isu penting dari bacarita orang basudara. Dimana gagasan untuk bangun objek wisata Rumahkay jadi perhatian serius. Terutama dua air terjun dan juga pantai serta UMKM, Syauta yang pernah menjadi ketua pemuda Rumahkay menguraikan. Soal air terjun memang beberapa sarana harus disiapkan khususnya jalan masuk harus jadi, air bersih harys ada.
Lanjutnya, dari diskusi para pimpinan dua pemerintahan Ambon dan SBB, diarahkan untuk membangun fasilitas jalan untuk menarik pengunjung/wisatawan dari luar maupun dalam negeri. Karena tanpa fasilitas pengunjung sulit untuk sampai di air terjun sebab jalan tidak memadai. Selain itu juga mesti dibuat jembatan orang tidak lagi melintasi batu-batuan terjal dan sungai yang untuk sampai ke air terjun akibat badah.
Diakui keadaan ke air terjun alami masalah ketika banjir besar melanda negeri Amakele 3 tahun lalu, membuat semua fasilitas hancur. Dan kini Pemerintah akan membangun kembali lewat dana desa, Sebab kedua objek wisata dan pantai Rumahkay mulai banyak diminati masyarakat. Baik dari SBB maupun daerah lain saat liburan, maka kita perlu bangun sarana dan prasarana yang lebih baik lagi dan memadai.
Untuk mendatangkan omset kepada negeri, tambahnya kedepan mesti bangun koteks/penginapan-penginapan kecil dan siapkan fasilitas air. Kalau semuanya tersedia maka yakin 2 atau 3 tahun ke depan Rumahkay go nasional dan juga internasional. Sebutnya, tahun 2023 pada lomba kampung iklim Rumahkay peroleh posisi kedua karena memang masih banyak kekurangan kekurangan.
Kini puji syukur dengan pemanasan gandong dua kaka-adik akan menemukan jati diri. Sebab anak-anak negeri yang sudah berhasil di luar daerah maupun di dalam Maluku telah siap dan berkeinginan untuk mau melihat Negeri terutama dari sisi pariwisata. Katong telah berkomitmen, kemungkinan besar akan bangun fasilitas-fasilitas penunjang. Harapannha beberapa program yang sudah disepakati terus didorong, bergerak cepat.
Sehingga kekurangan-kekurangan yang ada itu bisa diwujudkan, mudah-mudahan komitmen-komitmen terus terjaga sehingga pencapaian keberhasilan pembangunan bisa terealisasi. Demi mendukung program pemerintah baik SBB maupun kota Ambon kita hadirkan investasi untuk mendukung pariwisata. Tambahnya boleh disaksikan selama acara gandong yang berlangsung tiga hari.
Lewat partisipasi yang baik sudah mulai muncul UMKM- UMKM, beta mesti sampaikan Kampung Rumahkay kaya akan kekayaan alam baik di darat maupun dilaut. Hingga kedepan kita perlu banyak sumber daya manusia untuk menciptakan banyak kreatifitas dari warga Rumagkay. Misalnya durian boleh dikatakan Rumahkay itu pabriknya, telah ada sejak para leluhur sampai kini kita miliki ribuan pohon durian, namun belum disentuh untuk buat aneka makanan khas.
Selain durian ada lagi pisang, singkong hingga kami perlu tangan-tangan profesional ciptakan sumber daya manusia untuk bawa negeri Amakele semakin makmur seperti adiknya Lopurisa. "Dengan hadirnya tokoh-tokoh pemikir baik dari Rutong dan Rumahkay. Seperti salah satunya Bung Andre Tuamely yang telah siap majukan negerinya ini. Beliau itu pemikir yang sangat baik dimiliki negeri Rumahkay', tuturnya
Bahkan bung Andre itu mantan pimpinan pejabat di Jakarta, kemudian miliki usaha di Surabaya tepatnya Malang. Dengan pengalaman yang begitu besar itu sangat siap buat terbaik untuk negeri. Dikatakan lagi, dari panas gandong baru pertama kali hadir lembaga-lembara negara diantaranya Otoritas Jasa Keuangan ( OJK), perbankan dan BPOM.Sampaikan berbagai progres untuk sama-sama bangun negeri Rumahkay.
Sebagai anak negeri beta sampaikan terima kasih sesuatu yang luar biasa, masyarakat boleh dengar program yang bermanfaat bagi Amalopu. Kedepan sudah bisa menfaatkan informasi-informasi yang disampaikan oleh para narasumber. Hingga kita harus bereaksi mendorong investasi, pinjaman-pinjaman maupun kegiatan-kegiatan, untuk itu perlu kesadaran dan pemikiran masyarakat. Lewat gagasan-gagasan dari orang-orang Rumahkay-Runtong atau masyarakat Maluku yang ada di luar yang miliki pengalaman.
Sama-sama bergandengan tangan bagi Amakele pung baik, sebab buat adik negeri Rutong sekarang ini sudah makmur. Tinggal adik bantu kaka dan itu sudah jadi kesepakatan dua pimpinan Amalopu. Sebab kalau bukan katong sapa lai dan sudah harus dari sekarang kalau seng akan buat katong ketinggalan. Mengakhiri jumpa dengan pers Syauta harap pers terus beritakan kemajuan-kamajuan dua negeri gadong tanpa katong putus pusar.
(MB-0 1)
Belum Ada Komentar