Siegers : HUT Koperasi Ke-79, Kita Terus Maju Untuk Berdayakan Masyarakat Melalui KMP
Ambon,MalukuBersatu.Com,-Kepala Dinas Koperasi UM Kota Ambon, Veby Siegers selesai merayakan HUT Koperasi pada Rabu (15/07/26) saat dimintai komentar menuturkan. Kita ketahui bersama hari Koperasi itu jatuh pada (12/07), namun karena bertepatan hari Minggu maka Dinas Koperasi Propinsi dan Kota baru laksanakan pada Rabu (15/07/26). Dengan tema yang diusung ' Koperasi berdaya Indonesia berjaya".

Lanjutnya dengan pertambahan usia maka kita harus terus maju, sebab usia 79 tahun itu sudah sangat lanjut dan mengharuskan kita peduli kepada masyarakat. Hingga harapan dari pusat sampai daerah mesti berusaha memutuskan mata rantai para tengkulak. Contohnya pada nelayan telah dapatkan hasil tangkapan saat ingin memasarkan diperhadapkan dengan tengkulak dan jelas buat mereka alami kerugian.
"Dan kini kebijakan Presiden hadirkan Koperasi Merah Putih (KMP), suatu keberuntungan bagi masyarakat di Maluku dan kota Ambon. Sebagai Pemerintah Kota Ambon kami sangat bersyukur, sebab dengan KMP itu maka masyarakat diberdayakan. Hadirnya koperasi merah putih, menjawab tantangan karena prosesnya itu dari masyarakat untuk masyarakat", tuturnya.

Lanjut ibu kadis yang akrab dengan wartawan itu, pembangunan koperasi merah putih agar masyarakat dapat tersentuh dengan program-program yang diberikan dari pusat. Untuk kota Ambon kini ada tiga telah beroperasi namun kami masih menunggu perusahaan berlebel PT Agrinas yang menyuplai barang-barang kedaerah.
Sebab sampai kini belum ada, kami terus mendorong, melakukan sosialisasi koordinasi dengan pihak terkait. Selain itu kepada masyarakat kami melakukan sosialisasi kembali memperkenalkan kepada masyarakat koperasi hadir untuk masyarakat demi kepentingan masyarakat. Selain itu pemerintah daerah lewat Dinas Koperasi juga melakukan kerjasama dengan Kementerian hukum dan Ham.

Dimana pada masing-masing desa, misalnya ada beberapa pelaku usaha dihimpun kemudian membuat haki kolektif. Yang tadinya haki dibuat dengan jumlah mahal, tetapi dengan adanya operasi merah putih bekerja sama Kementerian hukum dan Ham. Maka biaya haki kolektif hanya dibayar sebesar 500.000 ribu rupiah. Lanjutnya dinas koperasi miliki peran pada KMP yaitu.
"Membentuk KMP, sekaligus melihat kelembagaannya dan dalam koperasi merah putih di bangun sistem yang namanya simkopdes. Semua aktivitas pembelanjaan kami bermitra dengan bulog. Adalagi beberapa distributor yang sudah ditunjuknya KMP, langsung bekerja sama dan melakukan pembelian ke distributor- distributor baik untuk pembelian beras, minyak goreng dan yang lainnya,"ungkap Kadis.

"Akhir bincang dengan ibu kadis saat dimintai harapan menyebutkan, sebagai kadis sangat berharap program KMP berjalan agar supaya masyarakat dapat terbantu. Dengan demikian membuat perekonomian didesa terlebih masyarakat terbantu. Tambahnya Pemerintah Kota Ambon dibawah kepemimpinan Wattimena-Toisuta benar-benar KMP untuk kesejahteraan masyarakat,tutupnya.(MB-01)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar