Singerin : Jangan Pernah Berhenti Berkarya, Pameran Dibuat Sebagai Titik Awal Perjalanan Panjang Bagi Anak-Anakku
Pejabat Eselon 3 dan 4 Lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku;
Para Kepala Sekolah yang berkenaan hadir di saat ini;
Undangan Seniman, Budayawan, hadirin yang berbahagia
saya banggakan, anak-anakku, talenta-talenta muda emas Maluku, Peserta Pameran Seni Rupa dan Kriya.
Ambon,MalukuBersatu.Com,-UPTD Taman Budaya Propinsi Maluku, hari ini Selasa (11/08/26) mengelar "Pameran Seni Rupa dan Kriya, Karya Perupa Muda Maluku Tahun 2026". Plh UPTD Taman Budaya Fence Mandaku mewakili Kepala Dinas Prof Sarlota Singerin membuka acara yang berlangsung di Tanan Budaya. Mandaku sampaikan permohonan maaf Kadis karena sedang berada diluar daerah.

Lanjutnya, sebagai umat percaya kita bersyukur, dapat hadir pada pembukaan Pameran Seni Rupa dan Kriya, Karya Perupa Muda Maluku Tahun 2026. Dibawah sorotan tema "Harmoni Talenta Beta", terkait dengan acara luar biasa ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku. Sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Taman Budaya Provinsi Maluku telah menginisiasi rangkaian program tersebut", ungkapnya.
Dimana mulai dari workshop, proses kurasi dibulan Juni, hingga bermuara pada pameran karya luar biasa yang boleh dibuat hasil karya anak bangsa yang patut kita hargai. Lanjutnya, Pameran bukanlah sekadar seremoni pajang karya, tetapi wujud nyata dari proses pembibitan Talenta (talent scouting) bidang seni rupa dan kriya. Peserta yang menampilkan karyanya adalah para pemuda-pemudi pilihan.

"Mereka telah digembleng melalui workshop intensif, mereka adalah tunas-tunas muda, darah segar yang akan melanjutkan estafet kebudayaan Maluku. Dari tangan-tangan kreatif merekalah kita melihat bagaimana akar tradisi lokal. Selain itu melihat , corak bahari, dan filosofi leluhur Maluku ditafsirkan ulang secara segar melalui medium rupa dan kriya", terang Mandaku.
Pembibitan ini bukti potensi seni di bumi Maluku tidak pernah surut, terus bersemi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Komitmen untuk merawat dan kembangkan ekosistem seni budaya terus berkembang. Dimana negara terus hadir melindungi, mengembangkan, memanfaatkan, dan membina kebudayaan nasional Indonesia. Didalamnya budaya, seni, tradisi, dan pengetahuan lokal yang hidup di Maluku.

Disebutkan, Pemajuan kebudayaan harus menjadi strategi kebudayaan agar meningkatkan ketahanan budaya dan kesejahteraan masyarakat. Disamping itu, arah pembinaan talenta muda memperoleh momentum kebijakan yang lebih kuat melalui Peraturan Presiden. Tentang Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN), kebijakan ini menempatkan bidang seni budaya sebagai salah satu pilar krusial.
Dalam menjaring, membina, dan mempromosikan anak-anak berprestasi dan berdaya cipta tinggi. Hingga melalui instrumen Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik BOP Taman Budaya, kita memastikan seniman muda Maluku memiliki peta jalan yang jelas untuk berkembang. Tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional hingga panggung global, dengan demikian Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus menempatkan.

Pembangunan kebudayaan sebagai poros penting dalam visi pembangunan manusia seutuhnya. Dimana kekayaan tradisi, alam, dan sejarah adalah sumber inspirasi yang tak pernah kering. Untuk itu tugas bersama adalah mentransformasikan kekayaan tradisi untuk menjadi karya-karya kontemporer yang bernilai ekonomi, estetis, dan memiliki daya saing, tanpa menghilangkan akar jati diri ke-Maluku-an.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk berikan ruang ekspresi dan apresiasi yang luas bagi para seniman dan perupa muda Maluku. Perkuat eksistensi dan kapasitas kelembagaan dan Taman Budaya sebagai rumah yang nyaman dan produktif bagi ekosistem berkesenian di daerah. Kita akan terus mendorong hilirisasi karya seni khususnya rupa dan kriya agar memiliki nilai ekonomi tinggi yang mengedepankan nilai estetis dan kulturalnya.

Hingga bagi para seniman/perupa muda peserta pameran, saya berpesan, jangan pernah berhenti berkarya, Pameran ini adalah titik awal perjalanan panjang kalian. Jadikan kritik sebagai vitamin, dan apresiasi masyarakat sebagai bahan bakar untuk terus menggali kekayaan estetika Maluku dengan cara pandang yang kreatif dan inovatif. Selesai pembukaan Plh Kepala UPTD Taman Budaya Fence Mandaku berkenan membawa para undangan diantaranya Kepala Dinas Pariwisata, pihak Unpatti Kabid BPPK serta Dangan lainnya.


Terlihat begitu banyak Karya Para siswa dari tingkat SMA, SMK dan SLB sangat sangat luar biasa, sesuai informasi yang didapatkan media ini menyangkut hasil karya siswa itu dapat dijual sesuai dengan kebijakan pihak sekolah.(MB-01)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar