
Uluputty Soroti Efisiensi Anggaran dalam Raker Komisi IV DPR RI dengan Pemerintah
Jakarta,MalukuBersatu.Com,-Senator asal Maluku yang kini berada di DPR RI tepat pada Komisi IV DPR RI, Saadiah Uluputt. Menyoroti kebijakan efisiensi anggaran dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi IV DPR RI dengan Menteri Pertanian. Ada lagi Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Kehutanan, serta Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Badan Karantina Indonesia dan Kepala Badan Pangan Nasional.
Pada Rapat yang digelar di Gedung DPR RI turut membahas hasil rekonstruksi anggaran kementerian dan lembaga mitra kerja untuk Tahun Anggaran 2025. Pada pertemuan itu Komisi IV menyetujui efisiensi anggaran di berbagai sektor, antara lain. Kementerian Pertanian: Rp10,28 triliun (35,01% dari total anggaran), Kementerian Kelautan dan Perikanan: Rp2,12 triliun (34,09% dari total anggaran)
Kementerian Kehutanan: Rp1,21 triliun (23,6% dari total anggaran), Badan Karantina Indonesia:Rp395,88 miliar (27,87% dari total anggaran), dan Badan Pangan Nasional: Rp160,9 miliar (48,76% dari total anggaran). Dari semua ys g setelah dibahas, srikandi Maluku yang merupsksn Politisi PKS menegaskan. Efisiensi anggaran harus tetap menjamin kesejahteraan rakyat, terutama sektor pertanian, kehutanan, dan kelautan yang menjadi penopang ekonomi masyarakat.
"Kita perlu memastikan bahwa pemotongan anggaran tidak mengorbankan program-program prioritas. Yang berdampak langsung bagi petani, nelayan, dan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor -sektor tersebut" ujarnya. Lebih lanjut, perempuan dari Indonesia Timur ini menyoroti pentingnya perhitungan ulang. Terhadap kebutuhan anggaran untuk program-program strategis yang mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat", pintanya.
"Efisiensi anggaran bukan sekedar memangkas anggaran, tetapi harus diiringi dengan strategi yang tepat agar tidak menghambat pelayanan publik," Cetusnya. Saadiah menerangkan, dalam kesempatan raker dengan pemerintah tersebut. Komisi IV DPR RI juga mendorong pemerintah untuk tetap memprioritaskan alokasi anggaran. Terutama bagi program-program yang mendukung swasembada pangan dan keberlanjutan sektor pertanian serta kelautan', tandanya.
"Kami akan terus mengawal agar anggaran yang tersedia digunakan secara optimal dan tetap berpihak kepada rakyat," tegas Saadiah."Kami semua akan berkomitmen dimana antara DPR dan pemerintah saling bekerjasama. Memastikan efisiensi anggaran yang dilakukan tidak mengurangi efektivitas pelayanan publik. Serta tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan fiskal dan kesejahteraan masyarakat," tutup Saadiah Uluputty.(MB-01)
No Comments