Bodewin Wattimena: Ambon Dijuluki Gudang Musik Harus Lebih Banyak Musisi Hebat Muncul Dari Kampus
Ambon,MalukuBersatu.Com,-Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, hari ini Kamis (25/06/26) menghadiri acara Mini Konser Elektrik Harmoni. Yang digelar Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon di Auditorium IAKN Ambon. Dan berkenan buka kegiatan itu dengan menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam melahirkan generasi kreatif.

Yang mampu memperkuat identitas Ambon sebagai City of Music, lanjutnya konser tersebut melibatkan mahasiswa. Dan bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi menjadi ruang pembelajaran nyata untuk mengasah kemampuan. Membangun kepercayaan diri dan menyiapkan talenta muda menghadapi dunia profesional. Ia memberikan apresiasi kepada IAKN Ambon yang dinilai konsisten menghadirkan kegiatan kreatif.
Sebagai bagian dari proses pendidikan, langkah tersebut dianggap sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia yang unggul di bidang seni dan budaya. "IAKN telah menunjukkan komitmen dalam mengembangkan kreativitas generasi muda melalui seni musik. Ini menjadi investasi besar dan penting bagi masa depan Kota Ambon," ujar orang nomor satu dikota Ambon manise
Sebagai kota yang telah diakui dunia melalui jaringan UNESCO Creative Cities Network sebagai City of Music, Ambon memiliki tanggung jawab besar. Untuk terus melahirkan musisi dan insan kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, kata dia, lembaga pendidikan memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik.

Tetapi juga keterampilan, kreativitas, dan inovasi yang dibutuhkan untuk menghadapi perkembangan zaman. Wattimena menilai Mini Konser Elektrik Harmoni menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menerjemahkan ilmu yang diperoleh di ruang kuliah. Untuk menjadi karya nyata yang dapat dinikmati masyarakat. Kita ketahui sejak dulu Ambon disebut gudang musik itu mesti terus dikobarkan
Pemerintah Kota Ambon, akan terus mendukung kolaborasi antara dunia pendidikan, komunitas seni, dan pelaku industri kreatif guna memperkuat ekosistem musik yang menjadi identitas daerah. Ia sampaikan apresiasi kepada pianis dan profesor musik asal Korea Selatan, Prof. Mi, yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman. Melalui kegiatan masterclass bagi mahasiswa Fakultas Seni Keagamaan IAKN Ambon.

Menurut Wattimena, kehadiran akademisi dan praktisi musik internasional menjadi peluang besar bagi mahasiswa. Untuk memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kualitas kompetensi mereka. Beliau optimistis dari kampus-kampus di Ambon, termasuk IAKN Ambon, akan lahir musisi-musisi berbakat. Yang mampu membawa nama Maluku dan Indonesia ke panggung dunia.
"Daerah akan maju jika memiliki sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan mampu menghasilkan karya yang memberi manfaat bagi banyak orang. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan perguruan tinggi. Tokoh agama, komunitas seni, sivitas akademika IAKN Ambon, serta ratusan mahasiswa dan tamu undangan.(MB-01)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar