Kepsek SMA N 3 Malteng Berbagi Lewat MBG Bangun Karakter Siswa Menjujung Norma Ketulusan
Ambon,MalukuBersatu.Com,- SMA N 3 Suli, Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah miliki jumlah siswa sebanyak 329 dan mereka berhak peroleh MBG. Sesuai informasi yang diterima media ini, pembagian MBG berlangsung pada (25/02/26) namun diantaranya ada 20 siswa yang tidak hadir. Dengan demikian ada sisa paket MBG tidak terbagi. Situasi seperti ini biasanya dianggap hal kecil, namun bagi Kepsek Jolanda Koda, sisa paket justru menjadi moment berbagi untuk menanamkan nilai kemanusiaan dan akhlak mulia.

"Warga sebut terkadang sebagian pihak anggap sisa MBG diberikan ke guru atau digunakan untuk kebutuhan internal sekolah. Tetapi bagi Kepsek N 3 Suli justru ambil langkah berbeda, beliau mengambil langkah yang positif. Salurkan paket tersebut kepada pesantren bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Langkah bijak itu diambil bukan menunjukan kepekaan sosial, tetapi integritas yang tinggi dalam memimpin lembaga pendidikan", ujarnya.
Langkah itu semakin bermakna karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, saat umat Muslim sedang menguatkan nilai keikhlasan, solidaritas, dan amal kebaikan. Penyaluran ke pesantren bukan sekadar simbol berbagi, tetapi menjadi pengingat bahwa pendidikan sejati adalah membentuk karakter, tidak hanya mengelola administrasi tetapi berbagi kasih.

“Dari kebijakan yang bernilai religius tersebut akhirnya Kepsek mendapat simpati, sebab masyarakat luas melihat tindakan itu sebagai contoh nyata pemimpin sekolah yang tidak hanya memikirkan internal lembaganya. Tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, banyak pihak memuji perlakuan dan kejernihan sikap Ibu Jolanda.
“Masyarakat katakan, Peristiwa ini memberikan teladan yang kuat bagi siswa SMA Negeri 3 Maluku Tengah, kepedulian tidak ditentukan oleh besar kecilnya bantuan. Tetapi oleh ketulusan hati di setiap kesempatan, bahkan dari hal sederhana seperti pembagian MBG. Bisa menjadi jalan untuk berbagi dan menebar kebaikan. Inisiatif ini sekaligus memperkuat karakter siswa dalam memahami nilai empati, gotong royong, dan kepedulian sosial.”

“Keputusan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi pesantren yang menerima bantuan, tetapi juga memperkuat citra SMA Negeri 3 Maluku Tengah sebagai sekolah yang menjunjung tinggi nilai moral. Tindakan ini menjadi bukti bahwa di bawah kepemimpinan yang visioner dan beretika, sekolah mampu memberikan dampak positif tidak hanya untuk peserta didik, tetapi juga untuk masyarakat sekitar.”(MB-01)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar