Laturiuw: Berterima Kasih SMA N 1 Ambon Dipercayakan Sebagai Sekolah Induk Pembelajaran Jarak Jauh
Ambon,MalukuBersatu.Com,-Sekolah SMA Negeri satu Ambon, dibawah kepemimpinan Kepala sekolah, Lanny Laturiuw. Tahun diberikan kepercayaan dari Kemendikdasmen sebagai mengelola pendidikan jarak jauh bagi tiga sekolah masing-masing SBT, SBB dan Aru. Dan untuk menindaklanjuti kegiatan itu hari ini Senin (29/06/26) para guru SMA N 1 Ambon diberikan pelatihan yang berlangsung diaula SMA N 1.
Dengan demikian kepala sekolah SMA N 1 Ambon yang sangat akrab dengan pers itu dihadapan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan DR Sarlota Singerin dan para narasumber beliau menyatakan. Berkat rahmat dan hidayat dari Allah kita semua dapat berkumpul untuk menghadiri dan mengikuti kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari dengan penuh sukacita.

"Untuk diketahui bersama SMA Negeri 1 Ambon ditetapkan sebagai sekolah pendidikan jarak jauh, kepada tiga sekolah dan patut saya menyapa tiga sekolah Mitra yang berkesempatan terima bantuan. Kepala sekolah SMA N 1 SBT, Kepsek SMA N 3 Aru dan SMA N 1 SBB. Menyampaikan petunjuk yang diberikan melalui Rektorat Jenderal pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus, berdasarkan nomor 18 tahun 2026", ungkapnya.

Dimana menyatakan pendidikan adalah hak segala bangsa namun tantangan geografis di wilayah kepulauan Maluku ini seringkali menjadi pendidikan mengalami pembatas. Terutama terhadap pendidikan yang mana sebagian besar sekolah belum banyak terjadi pemerataan kualitas pendidikan. Oleh karena itu pendidikan jarak jauh hadir sebagai solusi strategis negara hadir untuk menjangkau yang belum terjangkau.

"Melalui PJJ, kita tidak hanya mentransfer ilmu tetapi juga melihat masa kedepan anak-anak di pelosok negeri ini. Sebagian sekolah induk dan pusat penggerak SMA N 1 Ambon merasa terpanggil untuk mengambil peran dalam proses percepatan transformasi digital melalui pelatihan ya g dilaksanakan saat ini", tuturnya
Untuk itu menyangkut teknik pelatihan akan berlangsung selama tiga dengan peserta terdiri dari para guru SMA N 1 Ambon sebanyak 30. Dan diikuti secara on line dan fritual oleh tiga sekolah, menyangkut Nara sumber dan pemantau berasal dari pakar-pakar teknologi pendidikan. Tambahnya pakar yang hadir ini sudah pernah ke Maluku berkaitan dengan menggerakkan sekolah-sekolah berbasis kewirausahaan.

Jadi bisa mengetahui bagaimana kondisi Maluku saat ini, lanjutnya PJJ ini mulai dari Juli-Desember melalui bantuan pemerintah pusat dari program pendidikan jarak jauh sebesar 50 juta. Terima kasih untuk dedikasi dan keinginan besar sekali untuk memajukan pendidikan di Maluku. Pada rekan-rekan guru sekalian baik di Ambon maupun SBB, SBT dan kepulauan Aru.
Mari kita gunakan kesempatan yang sangat berharga ini untuk memaksimalkan PJJ, supaya tidak hanya sekedar mengajar saja didepan kamera. Tetapi paling tidak bagaiman kita ciptakan ruang kelas yang hidup, interaktif dan bermakna. Itu yang sangat diharapkan untuk itulah pelatihan ini ada, saya berharap para guru pelatihan serius karena saya melihat jadwal kegiatan ini penuh dengan agenda pelatihan

Terkait dengan proses itu telah dilihat ruang yang kita siap u tuk gunakan dan telah sesuai, untuk menjadi lokasi untuk pembelajaran jarak jauh yang berkwalitas dan baik. Mudah-mudahan ke depan kami bisa membuatnya sebagai satu ruang yang representatif bagi pembelajaran jarak jauh.(MB-01)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar