ARTIKEL POPULER

Tentua :  Gemas Jangan Ceremony,   Tapi Perhatian Orang Tua Serius Terhadap  Perkembangan Anak

Tentua : Gemas Jangan Ceremony, Tapi Perhatian Orang Tua Serius Terhadap Perkembangan Anak

Ambon,MalukuBersatu.Com,-Sekolah-sekolah di Indonesia termasuk Propinsi Maluku, sesuai kebijakan Pemerintah Pusat Dan Daerah. Pada saat pelaksanaan pembelajaran tahun ajaran baru (2026/2027) diwajibkan lakukan program "Gemas" gerakan ayah mengantar anak ke sekolah .  Dan itu sangat jadi perhatian para kepala seluruhnya dikarena mendapat arahan dari ibu kadis Pendidikan

img-1784905491.jpg

Saat media ini berkesempatan wawancarai kepala sekolah SMA N 4 Ambon, Mezack Tentua dikatakan, Gerakan ayah antar anak ke sekolah (Gemas) telah berlangsung  pada SMA N   4 Ambon dan berjalan sangat baik. Dimana cmkegiatan "Gemas" awal masuk ayah mengantar  anak dan kemudian dilanjutkan dengan  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)  bagi peserta didik baru tahun ajaran (2026/2027).

img-1784905507.jpg

"Dikatakan, pada lembaga kami hari pertama yang hadir wakili antar ayah itu  pemerintah dari Damkar Kota Ambon. Kepala Dinas bersama staf, sebagai pimpinan sekolah beta melihat ini  sebagai suatu hal yang positif. Musti dikatakan selama ini bukan  ayah, tidak memberikan perhatian,  tetapi kadang kala peran ini lebih banyak ditangani  ibu-ibu. Jadi program itu telah membuat semua proses pendidikan anak berjalan dengan baik. 

Untuk SMA N 4 Ambon banyak sekali orang tua yang mengantar anak dalam hal ini kepala keluarga, dan semuanya boleh  berjalan baik. Mudah-mudahan di tahun depan ini lebih ditingkatkan lagi bukan saja soal  mengantar yang berkaitan dengan ceremony. Tapinya soal bagaimana perhatian orang tua kepada anak-anak di sekolah dan  anak-anak punya jam pelajar selama berada dirumah.

img-1784905826.jpg

Selain itu perhatian orang tua terhadap anak-anak punya  kebutuhan pendidikan, serta perlu sinergi antara sekolah dan orang tua itu sangat penting.  Dan Gemas ini harus betul-betul tersosialisasi dengan baik untuk tumbuhkan karakter anak. Karena orang tua antar anak-anak ke sekolah itu psikologisnya beda oleh itu penting dan miliki makna berarti.

Saat ditanyakan soal penerimaan siswa baru, kita berdasarkan romber yang ditentukan oleh Dikbud Maluku disahkan oleh Gubernur Maluku. SMA N 4 Ambon sebanyak 11 romber dengan jumlah siswa baru sebanyak  396 siswa. Kami tidak lagi menerima siswa baru sebab takut bermasalah karena berkaitan dengan dapodik kami tidak mau bermasalah.

img-1784905845.jpg

"Mengakhiri komentarnya kepada media, Kepala Sekolah yang sangat akrab dengan wartawan itu mengatakan. Sebagai pimpinan sekolah  saya berharap,  proses pembelajaran tahun pelajaran baru  merupakan awal yang baik. Untuk kita sama-sama berikan perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan dengan telah adanya program Gemas", tuturnya.

"Dikarenakan, semua proses yang sudah baik ini berkat perhatian penuh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dibawah kepemimpinan yang kini dipimpin Dr S Singerin. Dinas terus berikan perhatian dan itu merata pada semua sekolah di Maluku. Dimana Dikbud terus  terus mendorong kami untuk berinovasi dimana  proses-proses yang diberikan semua untuk tingkatkan mutu pendidikan", tutupnya.(MB-01) 


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

ARTIKEL SERBA --SERBI

Lorem Ipsum is simply dummy text of ...

Nisa Rahmawati

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the ...

Steven

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the ...

Micky Zack

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the ...

Clara Pedirica
Kategori