Bapenda Gelar Sosialisasi Bagi Wajib Pajak Se-Maluku Dongkrak PAD
Ambon,MalukuBersatu.Com,-Untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pada Rabu (04/02/26) Pemerintah Propinsi Maluku. Melalui Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda) yang dipimpin Ina Waty Taher, mengelar "sosialisasi optimalisasi Pendapatan Daerah melalui implementasi digitalisasi berbasis aplikasi E-Tax Pajak Air Permukaan". Yang berlangsung di kantor Bapenda Waihaong, pada Selasa (03/02/26).

"Awali sambutan, Kaban dengan penuh semangat menyatakan, kita patut bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena kemurahan Allah semua dapat berkumpul dengan satu tujuan yaitu "optimalisasi Pendapatan asli daerah melalui implementasi digitalisasi berbasis aplikasi E-Tax pajak air permukaan". Dimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai indikator utama kemandirian fiskal suatu daerah", tuturnya.
Dikatakan dalam rangka membiayai pembangunan didaerah seperti di Provinsi Maluku pada bidang kesehatan, pendidikan dan lainnya. Kita tidak bisa hanya tergantung pada dana transfer pusat harus sama-sama bergerak ber inovatif. Untuk mengoptimalkan potensi yang ada di daerah bumi raja-raja yang kita cintai. Dan salah satu faktor penunjang yang memiliki potensi signifikan dan perlu disosialisasikan tata kelolanya adalah Pajak Air Permukaan.

"Marilah kita berkaca pada konteks nasional Indonesia fase pemulihan ekonomi pasca pandemi, sekaligus menghadapi tantangan ekonomi global. Dan masuk era revolusi industri 4.0 menuju 5.0, cara-cara manual konvensional sudah tidak lagi relevan terhadap tuntutan zaman. Kini kita beradaptasi dengan teknologi digital guna menciptakan transparansi dan keterbukaan dengan cara digitalisasi pengelolaan Pajak daerah", tandasnya
Karena merupakan sebuah keniscayaan di tengah tuntutan tata kelola pemerintah yang semakin transparan akuntabel dan efisien. Sejalan dengan kebijakan nasional serta amanat undang-undang Nomor 1 Tahun 2002. Tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Maluku terus melakukan pembenahan dan inovasi dalam sistem pemungutan pajak daerah", terangnya.

Termasuk Pajak Air Permukaan melalui proses pelaporan perhitungan dapat dilakukan secara lebih sederhana cepat dan terukur. Untuk itu bagi para peserta yang hadir dan merupakanI Wajib pajak Air Permukaan se-Provinsi Maluku. Sistem ini membantu memastikan bahwa kewajiban perpajakan dapat dikelola secara profesional terdokumentasi dengan baik. Selaras prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance.
"Selain itu bagi sektor perbankan khususnya PT Bank Maluku Maluku sistem ini juga membuka ruang integrasi pembayaran yang aman dan terpercaya. Kami memahami bahwa bagi dunia usaha kepastian dan kejelasan sangat penting. Oleh karena itu penerapan elastis tidak dimaksudkan untuk menambahkan beban. Melainkan justru untuk meminimalkan potensi perbedaan data.
Dan mengurangi resiko administratif serta memberikan transparansi dalam Penetapan pajak terutang dengan demikian wajib pajak dapat lebih fokus pada pengembangan usaha. Tanpa dibayangi ketidakpastian proses perpajakan. Dikatakan adapun tujuan pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman yang komprehensif kepada wajib pajak dan OPD terkait.,
Lanjutnya mengenai kebijakan serta mekanisme penerimaan penerapan aplikasi E-Tax kepada air permukaan . Meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui sistem yang transparan terintegrasi dan berbasis data. Atau mendorong Efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan pajak air permukaan guna mengoptimalkan Pendapatan asli daerah provinsi Maluku.

Untuk membangun Sinergi dan koordinasi antara pemerintah daerah OPD teknis dan wajib pajak. Dalam mendukung transformasi di bidang perpajakan secara digital ini tidak akan sukses tanpa dukungan para peserta sekalian. Saya sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Ibu yang menunjukkan etika baik, berkontribusi membangun Maluku. Kami menjamin bahwa setiap rupiah yang disetorkan akan tercatat dengan baik dan terkelola secara akuntabel.
"Kami menyadari bahwa keberhasilan implementasi sistem ini sangat tergantung pada dukungan dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan. Saya berharap sosialisasi ini dapat diikuti dengan seksama manfaat forum ini untuk berdiskusi hingga peroleh sesuatu yang berarti untuk Maluku pung Bae", sebutnya akhiri sambutan. Pada pertemuan yang berlangsung kurang lebih dua tiga jam itu Ibu Kaban didampingi Sekretaris Kaban.(MB-01)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar