KAINAMA : SMA N 1 Ambon, Rayakan Penyembelihan Hewan Qurban Kedepankan Karakter Siswa
Ambon,MalukuBersatu.Com,-Ketua komite SMA Negeri 1 Ambon, Benny Kainama mantan Kadis Pendidikan Kota Ambon. Dihari ini Sabtu (30/05/26) hadir mengikuti acara penyembelihan hewan qurban yang diawali dengan acara pembukaan berlangsung diaula SMA N 1 Ambon. Dirinya menyatakan, apa yang dilakukan oleh keluarga besar SMA negeri 1 Ambon ini merupakan program OSIS yang patut disuport oleh kita semua sebagai keluarga besar SMA N 1 Ambon.
"Kami mendukung sepenuhnya kegiatan yang berarti dan miliki makna religius itu, karena hari raya Idul Adha sangat perlu dirayakan dibuat sebagai bentuk pendidikan karakter peserta didik. Dan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun untuk siswa belajar rela berkorban. Seperti siraman rohani yang disampaikan oleh ustadz Muhammad Umasugi dan hari ini ada tiga ekor sapi yang disembelih untuk diberikan kepada para siswa yang berhak menerima", tuturnya .
Selain itu juga berbagi kepada orang-orang disekitar lingkungan, tujuannya bagaimana bangun kebersamaan dengan sesama. Agar siswa paham hidup ini harus rela berkorban dengan cara berbagi kepada sesama yang berkekurangan. Tambahnya di SMA N 1 Ambon, OSIS telah menetapkan hari-hari besar keagamaan dan nasional untuk dilaksanakan. Dan kami sangat mengapresiasinya karena cara itu sekali lagi sebagai pembentukan karakter anak-anak kami.
Selain bentuk karakter mereka juga diwajibkan untuk tingkatkan hidup bertoleransi yang mana walaupun berbeda-beda latar belakang harus tetap satu. Cara itulah yang membuat kehidupan agama para siswa terus berproses dengan baik hingga mereka dapat ditingkatkan hidup mengasihi. Serta saling menerima satu dengan lainnya itulah sesuatu yang penting.

"Mengakhiri komentar, Kainama berharap keluarga besar SMA N 1 harus terus kedepankan kegiatan-kegiatan yang menjadi pemacu siswa mengerti hidup dalam keberagaman. Dan program-program OSIS seperti ini harus terus dikembangkan, tetap dilakukan untuk tingkatkan pendidikan karakter dari sekarang sampai mereka keluar dari sekolah ini", tutupnya.(MB-01)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar