LW : Sambut HUT Kota Ke-451 Tidak Jadi Panggung S, Tetapi Momentum Bersejarah Bernilai Historis
Ambon,MalukuBetsatu.Com,-Menyambut hari lahirnya kota Ambon manise yang ke-451, Lisa Wattimena (LW) yang merupakan ketua Kormi Kota Ambon. "Saat dimintai komentar oleh media ini menuturkan, sebagai ketua Kormi, ketua TP PKK dan pendamping dari Walikota Ambon tidak sekadar menjadi panggung seremonial pemerintah semata. Tetapi Momentum bersejarah tersebut merupakan sesuatu bernilai historis", tuturnya.

Hingga sebagai pimpinan dikota ini kita melaksanakannya sebagai bagian dari hati diri untuk menjadi ruang kebersamaan. Sekaligus sarana memperluas partisipasi masyarakat dari berbagai kelompok usia mulai dari balita hingga lansia. Lanjut, Lisa melalui rangkaian lomba bagi masyarakat diantaranya, bakti sosial, olahraga berbagai bentuk. Hingga permainan tradisional yang melibatkan anak-anak usia dini, pelajar, masyarakat umum.

Semuanya menjadi berbagai kegiatan yang mewarnai rangkaian perayaan HUT Kota Ambon dan ini sesuatu hal penting. Masyarakat tidak seharusnya hanya ditempatkan sebagai penonton, tetapi diberikan ruang untuk mengambil bagian dan merasakan langsung suasana perayaan hari jadi kotanya. “Lisa mau menyampaikan kepada masyarakat Kota Ambon bahwa dalam menyambut hari ulang tahun ini, semua harus merasakan kebahagiaan dan sukacita", ungkapnya.

Jangan hanya kelompok tertentu, tetapi semua kalangan dilibatkan dengan demikian konsep acara yang dibuat panitia dirancang lintas usia dan jenjang pendidikan. Mulai PAUD/TK, SD, SMP sampai pada remaja, dewasa dan lansia. Disebut seperti lomba tari nusantara, permainan tradisional kembali dihadirkan sebagai bagian dari perayaan, sekaligus upaya untuk menjaga keberadaan permainan rakyat, dimana harus terus dikembangkan sejalan perkembangan zaman.
"Sambut usia yang sudah tidak bisa dibilang tuanya, kita mesti buat sesuatu yang bermanfaat seperti bagi pelajar dibuat lomba bertutur. Pencegahan stunting dan kampanye anti-bullying, bagi masyarakat umum melalui berbagai mata lomba telah disiapkan. Sejumlah unsur pemerintah dan organisasi perempuan, termasuk Dharma Wanita, turut dilibatkan dalam rangkaian kegiatan HUT", sebut Ibu yang sangat dekat dengan pers itu.

Lanjutnya, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) kota Ambon hadirkan permainan tradisional sebagai bagian penting dalam memeriahkan HUT ke-451 Kota. Kami berusaha olahraga tersebut jangan punah karena itu bagian dari peninggalan leluhur. Panitia menyebut rangkaian perayaan masih diisi berbagai kegiatan lain yang digelar oleh perangkat daerah maupun organisasi terkait.
" Lisa tegaskan, semua lomba yang digelar tidak semata-mata mengejar kemeriahan acara, tetapi dibuat sebagai bentuk kehadiran pemerintah yang dapat dirasakan langsung warga kota Ambon dan sekitarnya. Lomba yang digelar, menurut kami bisa menggambarkan keterlibatan masyarakat. Hingga masyarakat benar-benar merasakan adanya sentuhan dan perhatian pemerintah sebagai wujud dari kebersamaan dapat ini sesuatu yang berarti,” katanya.

Tambahnya, ukuran sesuatu keberhasilan bukannya hadirkan berbagai lomba lebih jauh penting adalah bermanfaat bagi masyarakat tidak dengan demikian . Pemerintah, tidak boleh jadikan kegiatan sebagai agenda internal semata. Setiap program harus memiliki orientasi pelayanan dan memberikan manfaat nyata kepada warga. Sebab kesehariannya mereka tidak bekerja untuk dirinya sendiri.
Dengan hadirnya HUT, kita buat rangkaian acara seni, olahraga masyarakat dan permainan tradisional dipandang memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Kegiatan tersebut dapat menjadi ruang interaksi antar warga, memperkuat kebersamaan, mendorong partisipasi publik. Sekaligus memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda sekarang ini untuk terus dilestarikan.

"Di usia ke-451, tantangan terbesar sebuah perayaan bukan hanya bagaimana membuat acara terlihat meriah. Tetapi bagaimana memastikan masyarakat benar-benar menjadi bagian dari perayaan tersebut. Dengan demikian, HUT Kota Ambon diharapkan menyentuh hati seluruh warga dan tidak berhenti pada seremoni dan kemeriahan sesaat, melainkan mampu menghadirkan ruang kebersamaan dalam bingkai hidup orang basudara.nKatong par Ambon, Ambon par samua.(MB-02)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar