Gaspersz : MBG Untuk SMP N 19 Ambon Diinginkan Menu Bergizi Sesuai Ketentuan
Ambon,Maluku bersatu Com,-Menyangkut menu makan bergizi gratis (MBG) Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena harap setiap dapur (SPPG) yang mendapat jatah, untuk beri makan kepada anak haruslah sesuai ketentuan (Bergizi). Karena yang diberi makan itu adalah anak anak kota Ambon hingga mereka perlu dapat makanan bergizi untuk sehat. Kalau kedapatan temui MBG yang tidak sesuai maka dilaporkan, terkait dengan itu saat media ini berkunjung ke SMP Negeri 19 diseputaran Talake yang dipimpin Kepsek Novi Gaspersz.

Saat dimintai komentar terkait Makan Bergizi Gratis (MBG), kepsek katakan, dikatakan dari awal sampai kini MBG berjalan dengan baik. Dan kami dapatkan dengan jumlah siswa yang ada pada lembaga ini sebanyak 700 lebih mendekati 800. Lanjutnya, untuk pendataan kali ada beberapa siswa kelas 7, kurang lebih 44 anak yang masih belum mendapatkan MBG mungkin ini terkait dengan dapodik dari SD ke SMP.
Ini kemungkinan dikarenakan pergantian kepsek jadi mungkin masih dibenahi datanya. Namun menyangkut distribusi yang sementara ini berjalan masih bisa memenuhi siswa jika ada siswa yang tidak masuk. Tetapi puji Tuhan semuanya berjalan baik sampai hari ini hanya ada 44 siswa yang belum peroleh MBG. Saat ditanya dapur menyalurkan MBG untuk SMP N 19 darimana, kalau itu dari SPPG dapur Coker daerah Kudamati.

Ditanyakan kalau untuk gizi sendiri sudah memenuhi ketentuannya atau belum. Kepsek yang sangat akrab dengan wartawan itu sampaikan, untuk itu kami harus sampaikan MBG itu ketentuan makanan bergizi gratis. Dan haruslah berciri khas makanan Ambon/Maluku itu salah satu indikatornya. Artinya untuk makanan khas itu juga sangat baik dan pernah diberikan makanan Daerah.
"Selain itu juga ada diberikan roti burger, Coto dan acar, namun kini yang banyak diberikan itu ayam dalam berbagai jenis masakan. Kami sangat berharap makan itu dapat memenuhi gizi yang ditentukan. Sehingga peserta didik dapat makan bergizi buat mereka sehat karena mungkin akibat masuk agak tempo mereka belum sempat sarapan di rumah dan MBG turut membantu", harapnya
.
Indonesia
English
Belum Ada Komentar